APA KABAR AL HAWTHAH AL JINDANIYAH

DOA BERSAMA SEBAGAI UNGKAPAN SYUKUR DAN UCAPAN TERIMA KASIH UNTUK PARA DONATUR

Sabtu (20/7), Pondok Pesantren Al Hawthah Al Jindaniyah menggelar acara ‘Doa Bersama’ sebagai ungkapan syukur dan terima kasih kepada para donatur yang telah memberikan perhatian dan bantuan dalam pembangunan (tahap awal) ponpes Al Hawthah Al Jindaniyah. Ustad Firdaus Yusuf sebagai Ketua Pembangunan dan penggagas acara ini mengatakan bahwa “Tidak sekedar menerima, tapi berusaha membalas cinta dengan doa”, adalah hal yang ingin selalu dilakukan oleh para pengurus Al Hawthah Al Jindaniyah.

Selepas pembacaan Maulid Nabi, dalam penyampaian nasehatnya, pimpinan Al Hawthah Al Jindaniyah, Al Habib Ahmad bin Novel bin Salim bin Jindan memberikan riwayat-riwayat dan kisah mengenai keutamaan sedekah. Adalah janji Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa aalihi wa shahbihi wa sallam, “Tidak akan berkurang harta yang bersedekah melainkan akan bertambah, bertambah, dan bertambah.” Setiap kebaikan akan senantiasa Allah Subhanahu wa ta’ala balas karena tujuan melakukan kebaikan adalah untuk Allah dan Rasulullah. Sebuah tips dari Al Habib Ahmad, ketika seseorang jatuh miskin, bangkrut, maka cobalah bangkit kembali dengan ‘berbisnis dengan Allah’, yakni dengan terus bersedekah dengan memberikan apa pun yang dimiliki, dikeluarkan untuk kebaikan.  

Al Habib Ahmad juga menyampaikan kisah yang menjadi inspirasi beliau, kisah Imam Idris Azhar ketika mendirikan kota Faz di Maroko. Beliau mengatakan dalam doanya, “Engkau Maha Mengetahui wahai Allah, aku tidak membangun kota ini untuk tujuan riya atau berbangga atau bersombong, tapi aku membangun kota ini agar Engkau disembah dengan penghambaan sejati oleh hamba hamba-Mu dan aku membangun kota ini agar ayat-ayat-Mu dibaca di kota ini, agar ajaran-Mu dijalankan, agar sunnah Rasulullah Nabi-Mu diterapkan.” Sehingga lebih dari 1200 tahun lalu, kota Faz terkenal dengan kota yang melahirkan para auliya, shalihin, muhadditsin, berkat niat yang tulus ketika awal mendirikannya.

Acara ditutup dengan pembacaan tahlil dan doa yang dikirimkan untuk para guru, orang tua, dan orang-orang yang telah wafat yang diniatkan oleh para donatur. Semoga Allah Subhanahu wata’ala senantiasa melimpahkan Rahmat dan keberkahan untuk kita semua serta tercapainya segala hajat dan cita-cita sesuai dengan apa yang diniatkan.